7 Resep Pilihan Agar Anak Mau Makan Sayuran

Makan buah dan sayur harus setidaknya lima kali dalam sehari. Hal ini tentu membuat Anda harus mencari cara agar anak suka dengan sayur dan buah. Ini merupakan langkah yang mudah ketimbang memaksa anak Anda untuk memakan sayur yang mereka benci. Saat anak terlibat dalam proses menyiapkan atau memasak makanan, maka anak akan merasa memiliki perasaan tanggung jawab. Dia merasa terlibat sehingga akan mengikuti prosesnya dari awal hingga akhir.

Pemaksaan dapat membuat si kecil bersikap dengan keras menolak mengonsumsi buah dan sayur dan memberontak ketika diberikan buah dan sayur. Itulah pentingnya mengetahui penyebab anak susah makan buah. Bila ENDEUSiast tidak suka makan sayur secara langsung maka bisa mensiasatinya dengan cara dijadikan sebagai bahan sup. Ada banyak jenis sup yang bisa ENDEUSiast buat seperti sup merah. Kedua bahan tersebut memiliki kandungan nutrisi tinggi yang baik untuk tubuh. Dalam menu sehari-hari di rumah, sayur dan buah kerap menjadi pilihan terakhir anak.

Anda bisa mencampurkan sayuran cincang ke dalam saus pasta untuk menambah asupan serat. Selain pasta, sayur juga bisa disajikan dengan cocolan berupa saus keju. Menurut peneliti dari Amerika, trik ini sukses membuat si kecil tertarik mencoba sayuran dan menyukainya.

Misalnya, dibandingkan buah-buahan, kebanyakan sayuran merupakan sumber kalsium, zat besi, dan folat yang lebih baik. Tidak hanya memberikan penguatan, untuk menanamkan kebiasan agar Si Kecil mau mengonsumsi sayuran, Bunda pun perlu melakukan pendekatan yang tepat. Rasa kesal atau emosi lantaran melihat Si Kecil menolak mengonsumsi sayur memang wajar, namun bukan menjadi pembenaran Bunda memarahi Si Kecil. Karena pada dasarnya yang diperlukan adalah bagaimana Bunda bisa menciptakan suasana yang menyenangkan saat makan.

Bisa berupa sayuran hijau atau kuning untuk vitamin A seperti bayam, brokoli, labu, atau wortel. Setelah kita pelajari trik di atas, kini waktunya Ibu dan Ayah untuk memandu anak agar memakan segala jenis sayur. Kebanyakan anak-anak tidak menyukai sayur karena rasanya yang datar, tidak seenak makanan lainnya yang cenderung berbumbu tidak sehat.

Cara agar anak mau makan sayur

Hal tersebut tentu dikarenakan, sayuran memiliki rasa yang hambar cenderung pahit. Berbeda dengan makanan lain yang digemari anak-anak, yang umumnya memiliki rasa manis. Lidah anak-anak sensitif pada rasa pedas jadi buatkan masakan yang tidak pedas.

Ajak juga anak Anda ikut serta membuatnya agar ia senang dan jadi semangat makan. Bonusnya, bonding antara orang tua dan anak pun bisa semakin erat. uung … uung … hap,” Ibu pasti pernah melakukan itu ketika menyuapi buah hati kan? Nah, kalau sendok makan bisa disebut pesawat, maka demikian juga seharusnya dengan sayur-sayuran. Buatlah nama yang unik dan lucu untuk sayuran tersebut sesuai dengan minat anak agar anak terinspirasi saat memakannya.

Tentukan tema tertentu makanan mereka dengan bentuk yang lucu, atau beri julukan tertentu bagi tiap lauk yang ada di piring mereka. Orangtua pun kadang bingung harus seperti apa membuat anak-anaknya dapat makan sayuran. “Orangtua bisa menghaluskan sayur dan menyembunyikannya pada saus atau jenis masakan tertentu”, tambah Antje Dahl dari DGE. Kacang-kacangan sangat baik bagi kesehatan jantung, tetapi kacang hitam punya manfaat tambahan, yakni bisa meningkatkan fungsi otak.

Cobalah untuk mengajak anak setiap kali anda akan membeli sayuran, karena pada dasarnya anak-anak sangat senang dapat melihat pilihan mereka sayuran menjadi bagian dari menu. Biasanya, anak-anak akan semangat jika dimintai tolong untuk melakukan hal yang biasa dilakukan orang dewasa. Minta ia mencuci sayur, memotong sayur , memetik bayam, atau mencampur potongan sayur ke dalam adonan. Saat ia melakukannya, jangan lupa ceritakan tentang manfaat sayur dan betapa lezat rasanya. Ajak anak juga ikut berpartisipasi dalam menyajikan buah dan sayur.

Pitty